Skip to content

Saat kita mengklaim bahwa sesuatu pasti terjadi, kita berkata: "hujan harus terjadi", "pasti akan terjadi hujan".  Kita juga punya banyak cara untuk menyatakan bahwa, meskipun pada kenyatannya sesuatu tidak terjadi, tapi bisa saja terjadi: "hujan bisa terjadi besok", "bukan tidak mungkin besok akan terjadi hujan". Jika a adalah pernyataan, maka dalam ilmu logika,  klaim bahwa jika a haruslah benar dinyatakan sebagai ☐a. Sedangkan klaim bahwa a bisa saja benar sebagai ♢a. Simbol ☐ dan ♢ disebut modal operator

Menurut bahasa, Ontologi berasal dari bahasa Yunani,yaitu On/ontos = ada, dan logos = ilmu. Jadi, ontologi adalah ilmu tentang yang ada. Ilmu yangmempelajari tentang 'ada' (being).

Menurut istilah, ontologi adalah ilmu yangmempelajari tentang hakikat yang ada, yang merupakan ultimate reality, baik yang berbentuk jasmani (konkrit) maupun rohani (abstrak).

Ontologi, meruapakan cabang filsafat 'pertama' dari tiga cabang utama filsafat: ontologi, epistemologi dan axiologi.

Ontologi membahas tentang 'apa' yang ingin kita ketahui. Epistemologi berbicara tentang 'pengetahuan'. Axiologi berbicara tentang 'nilai' dan 'kegunaan' pengetahuan.

Argument ontologi tentang keberadaan Tuhan, secara sederhana adalah sebagai berikut:

  • Tuhan adalah adaan yang memiliki semua kesempurnaan.
  • Tetapi, eksistensi adalah kesempurnaan.
  • Jadi, pastilah Tuhan memiliki eksistensi.
  • Maka, Tuhan exist (ada).