Uncategorized

Analytic Statements adalah pernyataan-pernyataan yang kebenaran dan kesalahannya bisa ditetapkan dengan cara menganalisis pernyataan itu sendiri.

Oleh karena itu, penyebab tidak sahnya sebuah pernyataan analitis adalah karena adanya kontradiksi-dalam-dirinya-sendiri (self-contradiction).

Synthetic Statements adalah pernyataan-pernyataan yang kebenaran kesalahannya hanya bisa ditetapkan dengan mencocokkannya dengan sebuah reaitas di luar pernyataan itu sendiri.

Oleh karena itu, penyebab tidak sahnya sebuah pernyataan sintesis adalah sebuah pernyataan yang mungkin benar, tetapi dalam kenyataan tidak demikian.

Cara pandang umum membuat kita sepenuhnya berada dalam kegelapan mengenai hakikat intrisik benda-benda fisik. Dan, kalaupun ada alasan bagus untuk menganggap benda-benda tersebut bersifat mental, kita tidak boleh menolak opini ini hanya karena opini tetsebut terasa aneh buat kita. Kebenaran mengenai benda-benda fisik memang haruslah terasa aneh. 

-Russel. "The Problems of Philosophy"-

Bahwa bahasa tidak tata bahasa tidak merfleksikan logika ideal, akan tetapi merupakan bagian dari bahasa itu sendiri.
Kita tidak dapat mengetahui apapun di luar bahasa. Bahasa adalah satu-satunya yang kita punya untuk berfikir.
Bahasa tidak tergantung pada hukum-hukum ideal logika, akan tetapi semata mata hanya berdasarkan pada kesepakatan orang-orang. 

-Wittgenstein-